SMK PGRI Nurul Ihsan Gelar LDKS dan Leader Camp Tahun Ajaran 2026/2027
Membentuk Generasi Pemimpin yang Disiplin, Bertanggung Jawab, dan Berkarakter
Bersama PPI (Purna Paskibra Indonesia), SMK PGRI Nurul Ihsan menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dan Leader Camp Tahun Ajaran 2026/2027 pada Jumat–Sabtu, 23–24 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang memiliki jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kemampuan bekerja sama dalam kehidupan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dirancang sebagai sarana pembinaan mental, pengembangan potensi diri, serta peningkatan wawasan siswa. Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif dan penuh kebersamaan, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi muda yang berintegritas, percaya diri, dan siap menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.
Hari Pertama: Pembekalan Materi dan Pembentukan Karakter
Kegiatan hari pertama, Jumat, 23 Oktober 2026, diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan apel pembukaan sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan LDKS dan Leader Camp.
Setelah pembukaan, peserta mengikuti Materi 1: CV dan Lamaran Kerja. Materi ini memberikan wawasan mengenai cara menyusun curriculum vitae (CV) dan surat lamaran kerja yang baik dan benar sebagai bekal penting bagi siswa SMK dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat dan makan bersama, kemudian peserta menerima Materi 2: Jiwa Korsa dan Tata Krama. Materi ini menekankan pentingnya solidaritas, loyalitas, rasa kebersamaan, sikap saling menghormati, serta penerapan etika dalam kehidupan sehari-hari.
Sore hari diisi dengan kegiatan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Latihan Upacara. Melalui kegiatan ini, peserta dilatih untuk meningkatkan kedisiplinan, konsentrasi, kekompakan, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok.
Setelah rangkaian kegiatan sore dan waktu istirahat, peserta kembali mengikuti kegiatan PBB berjalan pada malam hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Malam Renungan dan Pentas Seni. Sesi renungan menjadi kesempatan bagi siswa untuk melakukan refleksi diri, menumbuhkan rasa syukur, memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sementara itu, pentas seni menjadi wadah bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas, keberanian, dan bakat yang dimiliki.
Hari Kedua: Melatih Mental, Kemandirian, dan Tanggung Jawab
Memasuki hari kedua, Sabtu, 24 Oktober 2026, peserta mengikuti kegiatan Jurit Malam yang menjadi salah satu rangkaian pembinaan dalam LDKS dan Leader Camp. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keberanian, ketangguhan mental, kedisiplinan, konsentrasi, serta kemampuan bekerja sama dalam menghadapi tantangan.
Setelah menyelesaikan kegiatan Jurit Malam, peserta melanjutkan aktivitas dengan bersih diri dan melaksanakan salat Subuh berjamaah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama untuk menjaga kebersamaan dan mempersiapkan peserta mengikuti agenda berikutnya.
Pada pukul 07.30 WIB, peserta mengikuti kegiatan Komitmen dan Pembagian Badge sebagai bagian dari penguatan tanggung jawab dan kesungguhan dalam menerapkan nilai-nilai kepemimpinan. Selanjutnya, sesi Kesan dan Pesan menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan pengalaman, pembelajaran, serta refleksi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Sebelum acara berakhir, peserta melaksanakan pembersihan ruang kelas sebagai bentuk pembiasaan hidup bersih, kepedulian terhadap lingkungan, dan tanggung jawab bersama. Rangkaian kegiatan LDKS dan Leader Camp kemudian ditutup dengan apel penutupan pada pukul 09.45–10.00 WIB.
Melalui kegiatan hari kedua ini, diharapkan peserta semakin memiliki mental yang tangguh, sikap mandiri, rasa tanggung jawab, serta semangat kebersamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Membangun Pemimpin Muda yang Berkarakter
Melalui kegiatan LDKS dan Leader Camp ini, SMK PGRI Nurul Ihsan berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang kepemimpinan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sopan santun, kemandirian, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam mendukung pembentukan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keterampilan kejuruan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
LDKS dan Leader Camp bukan sekadar kegiatan selama dua hari, melainkan langkah awal untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, membangun karakter positif, dan mempersiapkan generasi penerus yang mampu membawa perubahan baik bagi sekolah, masyarakat, dan bangsa.
SMK PGRI Nurul Ihsan — Membangun Generasi Terampil, Berkarakter, dan Siap Memimpin Masa Depan.